Aku menaiki anak tangga
perlahan-lahan agar tak terjatuh
Tangga-tangga bersautan
Ngik.. Ngik.. Ngik..
"Berisik!"
Bunyinya membuat kupingku sakit
Aku sudah lelah dengan suaranya
Aku juga sudah lelah menaiki anak tangga
Tapi, langkahku tak pernah sampai jua
Aku berteriak memintamu berhenti
Kau telah di depanku lebih dahulu
menaiki anak tangga yang tak kunjung usai
Namun, kulihat kau terus melangkah
sampai kusadari kau telah jauh di atas
dan aku masih lelah menaiki anak tangga
“Writing is the only way I have to explain my own life to myself.” ― Pat Conroy, My Reading Life
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 27 September 2019
Jumat, 22 Maret 2019
Pink Rose
![]() |
| The beautiful pink rose from Lumongga |
I sent you a perfectly wrapped pink rose that your hands would not be hurted.
Kamis, 21 Maret 2019
Jatuh Cinta
Kalau patah hati senelangsa ini,
saya tidak pernah mau jatuh cinta.
saya tidak pernah mau jatuh cinta.
Senin, 10 Desember 2018
Kereta
Terkadang, saya tak pernah tahu
Kapan kereta itu akan datang
Untuk menjemput atau mengantar
Bahkan, saya tak tahu ke mana berlarinya kereta
Hendak dibawa ke mana kumpulan manusia?
Namun, ia pasti akan membawa manusia
Dari stasiun ke stasiun
Entah berapa lama
Minggu, 29 April 2018
Aku Si Penunggu Bulan*
Akulah Nyai Anteh,
Pelayan Nyai Endahwarni dari Pakuan
Aku tak bermaksud merebut cinta
Cinta pangeran gagah dari negeri
seberang
Senin, 04 Juli 2016
Jarak
Kala hati terasa menggigil
Berbisik nama yang tak kunjung terpanggil
Andai jarak hanya seujung pensil
Ku akan berlari seperti kancil
Walaupun tersandung kerikil
Walaupun harus menyebrang sungai nil
Ku akan menanti, walau harapan rasanya kecil
Jumat, 24 Juni 2016
Patah
Boleh jadi apa yang baik bagimu,
belum tentu baik di mata Tuhan.
Boleh jadi apa yang baik untukmu,
masih disimpan Tuhan, katanya.
Rabu, 22 Juni 2016
Berlayar
Pelayaran
yang kamu lalui
Belum
tentu jadi pelabuhan terakhirmu
Selasa, 21 Juni 2016
Biru yang Kelabu
Hei, Jingga.
Kau cantik sekali.
Hei, kau dinanti semua orang.
Namun, apakah kita bisa bersatu?
Langganan:
Postingan (Atom)
