Sejak kuliah, make up sudah menjadi bagian dari hidup saya. Rasanya, saya tidak percaya diri apabila tidak menggunakan make up. Saya menggunakan make up bukan karena ingin menarik perhatian (terutama laki-laki, so please stop thinking like that), melainkan untuk kesenangan saya pribadi. Sebelum masuk kuliah, saya tidak paham bagaimana cara menggunakan make up. Saya pun tidak merawat kulit. Saya hanya bermodal bedak tabur bayi. Namun, semakin dewasa, saya berpikir perlu untuk merias diri. Apalagi saya akan memasuki dunia kerja. Tentunya, saya harus memerhatikan penampilan.
“Writing is the only way I have to explain my own life to myself.” ― Pat Conroy, My Reading Life
Senin, 11 Juni 2018
Minggu, 29 April 2018
Aku Si Penunggu Bulan*
Akulah Nyai Anteh,
Pelayan Nyai Endahwarni dari Pakuan
Aku tak bermaksud merebut cinta
Cinta pangeran gagah dari negeri
seberang
Senin, 04 Juli 2016
Jarak
Kala hati terasa menggigil
Berbisik nama yang tak kunjung terpanggil
Andai jarak hanya seujung pensil
Ku akan berlari seperti kancil
Walaupun tersandung kerikil
Walaupun harus menyebrang sungai nil
Ku akan menanti, walau harapan rasanya kecil
Jumat, 24 Juni 2016
Patah
Boleh jadi apa yang baik bagimu,
belum tentu baik di mata Tuhan.
Boleh jadi apa yang baik untukmu,
masih disimpan Tuhan, katanya.
Rabu, 22 Juni 2016
Berlayar
Pelayaran
yang kamu lalui
Belum
tentu jadi pelabuhan terakhirmu
Langganan:
Postingan (Atom)