Senin, 29 Oktober 2018

Terbangnya Bapak

"Selamat pagi, Sayang."

Pagi itu, senyum Bapak sangat sumringah. Aku yang masih terkantuk berusaha menyanggupi membalas senyum Bapak. Terang saja, ini masih pukul tiga. Sebetulnya, aku sudah terbiasa dengan keadaan ini apabila Bapak harus terbang pagi-pagi sekali. Pekerjaan Bapak menjadi seorang pilot memang tak mengenal waktu.

Selasa, 25 September 2018

Tongkrongan

Pada tahun 2017, saya menjadi orang yang sangat sibuk: ikut kepanitiaan, ikut organisasi, urus ini urus itu, belum lagi keperluan akademis yang hampir membuat saya gila. Rasanya, bukan mahasiswa kalau sudah pulang siang-siang. Saya minimal baru pulang pukul 20.00 dari kampus atau paling malam pukul 22.00 atau bahkan lebih baik menginap saja di indekos teman. Mengapa harus pulang malam? Lagi-lagi keperluan akademis dan nonakademis yang harus saya jalankan. Akan tetapi, setiap hari tak melulu soal dua hal itu. Berlama-lama di kampus sangatlah asyik. Hal itu membuat saya memiliki hobi baru: nongkrong di kampus bersama teman-teman.

Selasa, 21 Agustus 2018

Random Thoughts: 22.28

Apakah kamu pernah ingin menangis tanpa tahu penyebabnya?

Selasa, 17 Juli 2018

Operasi Pertama dalam Hidup Saya

Pada tahun 2015, saya mengalami banyak kejadian yang tidak bisa saya lupakan--lulus SMA, menjadi mahasiswa UI, kecelakaan motor bersama sepupu, dan operasi tumor. Operasi tumor menjadi pengalaman pertama saya sebagai pasien rawat inap di rumah sakit--pertama kali diinfus, dioperasi, dan menginap di rumah sakit. Awalnya, saya tidak menyadari ada tumor di tubuh saya.

Senin, 11 Juni 2018

My Daily Make Up

Sejak kuliah, make up sudah menjadi bagian dari hidup saya. Rasanya, saya tidak percaya diri apabila tidak menggunakan make up. Saya menggunakan make up bukan karena ingin menarik perhatian (terutama laki-laki, so please stop thinking like that), melainkan untuk kesenangan saya pribadi. Sebelum masuk kuliah, saya tidak paham bagaimana cara menggunakan make up. Saya pun tidak merawat kulit. Saya hanya bermodal bedak tabur bayi. Namun, semakin dewasa, saya berpikir perlu untuk merias diri. Apalagi saya akan memasuki dunia kerja. Tentunya, saya harus memerhatikan penampilan.